Workshop Tari Klasik Sunda 2026: Train the Trainers
Selamat datang di halaman resmi Workshop Tari Klasik Sunda 2026.
Yayasan Pusat Bina Tari (Pusbitari) berkolaborasi dengan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta dengan bangga mempersembahkan program pelatihan intensif yang akan diselenggarakan pada 11 – 14 Agustus 2026.
Workshop ini dirancang bukan sekadar sebagai ruang belajar menari bagi peserta umum, melainkan sebagai program pembekalan khusus bagi para pelatih sanggar dan calon pelatih (Train the Trainers)—sebuah ikhtiar strategis untuk mencetak instruktur dan penari tingkat lanjut yang siap meneruskan serta mengajarkan kembali keagungan Tari Klasik Sunda di daerahnya masing-masing.
Misi & Tujuan Utama Program
Workshop ini mengusung misi mendalam bagi masa depan seni pertunjukan tradisi:
-
Penyebaran & Pelestarian Luas Organik
Mengukuhkan dan menyebarkan teknik serta materi tari Sunda klasik yang adiluhung, dengan harapan nilai-nilai dan keahlian seni ini mampu berakar kuat serta meluas di lingkungan asal para peserta.
-
Pengajaran yang Benar, Utuh, dan Mendalam
Workshop ini menekankan pentingnya teknik kepenarian yang “betul”. Fokus pelatihan tidak berhenti pada ketepatan gerak fisik semata, melainkan menyelami fondasi terdalam seni tari: penjiwaan (jiwa), kepekaan rasa (perasaan), sikap tubuh, serta pemahaman atas narasi dan filosofi yang melatarbelakangi setiap tarian.
-
Melanjutkan Cita-Cita Tokoh Maestro
Program ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam melanjutkan cita-cita mulia almarhumah Ibu Irawati Durban untuk merawat dan menghidupkan kembali tari klasik Sunda yang mulai langka dan rentan tergerus oleh laju tren tari modern.
-
Keberlanjutan & Regenerasi Terstruktur
Workshop ini dirancang sebagai mata rantai berkelanjutan yang melibatkan dan membina para pelatih, memastikan estafet pengajaran seni tari klasik terus menyala dari generasi ke generasi.
-
Standardisasi Kualitas Pengajaran
Guna membekali para trainer, program ini menetapkan standar pedagogi yang mumpuni. Hal ini bertujuan agar saat para peserta kembali dan mengajar masyarakat luas, kemurnian, estetika, dan standar kualitas tinggi dari tari Sunda klasik tetap terjaga secara konsisten.
Materi workshop
Dalam pelatihan intensif ini, para peserta akan mendalami tiga karya tari klasik Sunda legendaris yang mewakili karakter, teknik, dan dinamika kepenarian yang berbeda. Setiap materi difokuskan pada penguasaan teknik dasar yang “betul”, penjiwaan karakter, hingga pedagogi pengajarannya:
-
Tari Merak Sunda
Sebagai salah satu mahakarya tari gaya Sunda yang mendunia, Tari Merak menampilkan keindahan, keanggunan, serta pesona gerakan kehidupannya. Dalam workshop ini, pelatihan difokuskan pada presisi struktur gerak gagahan dan halus, teknik pembentangan dan pemainan kostum (merak/ekor), keharmonisan ritme dengan iringan gending, serta penjiwaan karakter burung merak yang elok dan tangkas.
-
Tari Kandagan
Merupakan perkembangan dari Tari Putri Gagah, Tari Kandagan menuntut ketegasan, kekuatan, dan ketangkasan teknik kepenarian putri berkarakter gagah. Peserta akan mendalami struktur gerak yang mantap, kestabilan kuda-kuda, penguasaan sikap tubuh (sikep), serta pengolahan ekspresi (penjiwaan) yang memancarkan kewibawaan, keberanian, namun tetap menjunjung estetika keanggunan tari Sunda.
-
Tari Lenyepan
Tari Lenyepan mewakili puncak kehalusan (alusan) dan kelembutan dalam ragam tari klasik Sunda. Pelatihan materi ini berfokus pada kedalaman kepekaan rasa dan kontinuitas gerak yang mengalir (alus kersa). Peserta diajak untuk menyelami teknik napas, kelembutan jemari dan pundak, keheningan fokus pandangan, serta penjiwaan karakter yang tenang, penuh kesantunan, dan berwibawa.